10 Simbol Keberuntungan Orang Jepang
Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.
Mengenal Simbol-Simbol Keberuntungan Orang Jepang
1. Boneka Daruma – simbol keberuntungan orang Jepang
Boneka Daruma adalah boneka Jepang berbentuk bulat, tanpa kaki dan tanpa tangan, dan dibuat dari kertas daur ulang tradisional Jepang. Posisi duduk boneka ini menyerupai bunga teratai dan mengikuti posisi meditasi Bodhidharma. Selain itu, boneka Daruma biasanya juga tidak bermata. Pembelinya akan menggambar sendiri satu mata di sebelah kiri lalu memohon sebuah keinginan. Kalau tujuan itu tercapai, mata satunya baru dilengkapi. Setelah itu, boneka Daruma yang matanya sudah lengkap akan dikumpulkan dan dibakar di kuil.

Boneka Daruma dibuat berwarna merah menyala, dengan wajah seorang pria beralis tebal disertai janggut penuh. Inilah simbol keberuntungan yang paling banyak dipakai di Jepang. Warga di sana meyakini Daruma bisa mendatangkan keberuntungan dalam cinta, kekuasaan, dan keberanian.
2. Jimat keberuntungan Omamori
Omamori adalah jimat keberuntungan yang dianggap orang Jepang sebagai hadiah yang sangat bermakna untuk kesempatan istimewa. Jimat ini dibuat dari kain yang dijahit dengan sangat teliti berbentuk kantong kecil. Di dalam kantong itu ada doa yang ditulis pada kertas atau sepotong kayu. Menurut kepercayaan orang Jepang, dengan membawa Omamori, orang akan selalu diberkahi di mana pun dan kapan pun. Tetapi saat memakainya, kantong itu tidak boleh dibuka karena akan membuat jimatnya kehilangan tuahnya.

Setiap jimat punya warna, bentuk, dan makna yang berbeda. Ada berbagai jenis seperti jimat rezeki, jimat keselamatan berkendara, jimat jodoh, jimat belajar, jimat perjalanan,… sehingga memenuhi segala kebutuhan yang diinginkan. Tidak hanya itu, jimat ini juga dianggap cendera mata penuh makna yang bisa digantungkan di tempat yang disukai.
3. Kucing keberuntungan Maneki Neko
Maneki Neko adalah kucing yang melambaikan tangan dan juga dikenal dengan sebutan lain seperti “kucing keberuntungan”, “kucing pengundang tamu”, “kucing pembawa rezeki”. Ini juga salah satu jimat pembawa keberuntungan yang paling banyak dipakai di Jepang.

Kata Maneki Neko dalam bahasa Jepang berarti “kucing yang memanggil kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan”. Kucing ini bermakna memohon kesehatan, terhindar dari penyakit dan roh jahat, terlindung dari pengganggu, serta membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Di Jepang ada banyak jenis patung Maneki Neko dengan warna yang berbeda-beda dan makna yang berbeda pula, seperti memohon kebahagiaan, keberuntungan, dan rezeki.
Maneki Neko dibuat dari porselen atau keramik berbentuk kucing yang sedang melambai kepada orang-orang. Maneki Neko klasik berpenampilan seperti kucing ekor pendek Jepang dengan mantel kain; satu atau kedua kaki depannya terangkat seperti sedang menyambut orang di depannya.
4. Ramalan Omikuji
Omikuji adalah lembaran kertas berisi ramalan buruk atau baik yang dipakai orang Jepang di kuil-kuil Jepang. Caranya mirip dengan menarik ramalan di negara kita. Kalau ramalannya baik, orang akan menyimpan lembaran itu sekaligus menyimpan keberuntungan bagi dirinya; kalau ramalannya buruk, lembaran itu diikatkan pada pagar atau seutas tali di kuil untuk meninggalkan kesialan di belakang.

5. Sapi merah Akabeko
Akabeko dibuat orang Jepang sepenuhnya dari pernis dan kertas daur ulang dengan 2 bagian utama, yaitu badan serta kepala dan leher. Ketika sapi Akabeko ini digerakkan atau digoyang, kepalanya pun ikut bergoyang. Menurut legenda, Akabeko juga dibangun oleh penguasa Gamo Ujisato bersama kuil Enzo-ji pada tahun 807.

6. Boneka Teru Teru Bouzu
Berbicara tentang simbol pembawa keberuntungan yang banyak dipakai di Jepang, pasti banyak orang langsung teringat pada boneka Teru Teru Bouzu. Boneka ini dibuat dari kertas biasa atau kain dan banyak dipakai anak-anak untuk digantung di teras rumah atau di jendela, dengan harapan hujan atau cerah sesuai keinginan mereka.

7. 1000 burung bangau Senbazuru
Membicarakan simbol keberuntungan Jepang tanpa menyebut burung bangau Senbazuru tentu sebuah kekurangan besar. Orang Jepang percaya kalau seseorang berhasil melipat 1000 bangau kertas lalu menggantungkan semuanya, orang itu akan memperoleh satu permohonan untuk kelancaran, kebahagiaan, dan ketenteraman. Sampai sekarang kepercayaan ini masih dipercaya dan diikuti banyak orang. Bangau kertas ini tidak hanya membawa keberuntungan, tetapi juga merupakan bentuk seni melipat kertas yang sudah lama ada di negara ini.

Kisah tentang 1000 bangau kertas:
Itu adalah kisah seorang gadis berusia 12 tahun yang terkena radiasi dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. Gadis ini mengidap leukemia dan sisa hidupnya tinggal dihitung hari. Namun dengan tekad luar biasa, gadis itu berusaha melipat 1000 bangau kertas dengan permohonan agar seluruh dunia damai.
Sadako Sasaki berhasil membuat 644 bangau kertas lalu meninggal dunia. Untuk mengenang gadis itu, orang-orang melanjutkan pekerjaan yang belum selesai; menyelesaikannya hingga 1000 bangau kertas, dan apa yang dia mohonkan pun menjadi kenyataan, dunia yang damai.
8. Semanggi berdaun empat
Sebagai salah satu simbol keberuntungan orang Jepang, semanggi berdaun empat membawa empat makna berbeda, yaitu keberuntungan, cinta, harapan, dan keyakinan. Orang Jepang percaya, siapa yang menemukan semanggi berdaun empat akan memperoleh keberuntungan dan kebahagiaan seumur hidup. Tidak hanya di Jepang, orang juga bisa melihat gambar semanggi berdaun empat pada perhiasan di negara kita.

Kisah tentang tanaman semanggi berdaun empat:
Di Jepang kisah tentang Tuhan dan anak-anak sangat populer; setiap anak yang lahir diberi Tuhan empat hadiah, yaitu keberuntungan, cinta, harapan, dan keyakinan.
Untuk bisa memperoleh hadiah-hadiah ini, setiap anak harus masuk ke hutan lebat untuk menjalani ujian. Ujian harapan, ujian keyakinan, ujian cinta, dan kalau berhasil melewati ketiga ujian itu, anak tersebut akan dianugerahi keberuntungan oleh Tuhan. Tanaman semanggi berdaun 3 melambangkan hadiah-hadiah yang diberikan Tuhan. Tanaman ini hanya punya 3 helai daun berbentuk hati yang melambangkan keyakinan, harapan, dan cinta. Dan kalau seseorang menemukan semanggi berdaun 4, artinya orang itu sudah memperoleh seluruh hadiah dari Tuhan, yaitu keberuntungan.
9. Bendera ikan koi
Gambar ikan koi yang menjelma menjadi naga melambangkan keberanian dan kekuatan untuk melewati berbagai kesulitan demi meraih keberhasilan. Pada perayaan Koinobori untuk anak laki-laki, di Jepang biasanya digantung bendera ikan koi dengan harapan memperoleh keberhasilan dan kesehatan seperti ikan koi. Bendera ikan koi banyak dipakai dan sudah lama ada di negeri sakura.

10. Koin 5 yen Jepang
Koin 5 yen Jepang dibaca “go-en”. Kata ini berbunyi sama dengan sebuah kata Sino-Jepang yang berarti ‘menjalin jodoh”. Karena itu, koin ini juga dianggap koin keberuntungan seperti uang 2 dolar Amerika.

Menurut orang Jepang, kalau pada gaji pertama seseorang memasukkan koin 5 yen ke dompetnya, uangnya akan selalu berlimpah di kemudian hari. Selain itu, saat memberikan dompet sebagai hadiah, orang Jepang juga selalu menyelipkan koin 5 yen dengan harapan penerimanya tidak perlu mengkhawatirkan soal uang.
Di Jepang ada banyak simbol keberuntungan yang berbeda; setiap simbol dipakai pada waktu yang berbeda, untuk kelompok usia yang berbeda, dan mengandung makna yang berbeda. Sesuai keinginan masing-masing, orang bisa memilih simbol yang berbeda. Kenali 10 simbol keberuntungan orang Jepang agar tahu simbol keberuntungan apa saja yang dipakai di negara ini. Selain itu, kamu juga bisa memakai cara-cara ini untuk mendatangkan keberuntungan bagi dirimu sendiri.
Baca juga:
Festival Obon di Jepang
Pengalaman Hidup dan Bekerja di Jepang