8 Cara Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang Sesuai Situasinya

16/05/20232 menit baca

Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.

8 Cara Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang Sesuai Situasinya

Berbeda dengan Vietnam, orang Jepang sangat menghargai permintaan maaf dan sering memakai kalimat maaf dalam berbagai situasi. Selalu mengakui kesalahan lebih dulu baru kemudian mencari tahu rincian masalahnya adalah keindahan tersendiri dalam budaya Jepang. Mari kita kenali 8 cara orang Jepang meminta maaf!

1. すみません Sumimasen
Konteks: Kata ini dipakai sebagai permintaan maaf yang ringan
Contoh: saat menabrak seseorang di dalam bus)

2. 失礼(しつれい) Shitsurei
Konteks: Bisa diartikan sebagai ” Maaf saya tidak sopan”. Ini juga permintaan maaf yang ringan dan tidak resmi.
Contoh: Kalau kamu perlu menjangkau sesuatu di meja makan, katakanlah 失礼

3. 失礼しました Shitsureishimashita
Konteks: 失礼しました。 adalah bentuk lampau resmi dari 失礼. Bagi orang Jepang, kata yang diucapkan dalam bentuk lampau terasa lebih resmi.
Contoh: Saat kamu tidak sengaja menumpahkan air di meja di tempat umum, kamu bisa memakai 失礼しました (Artinya saya sudah tidak sopan)

4. ごめん Gomen (bentuk lengkap: ごめんなさい)
Konteks: Kata ini berarti “Mohon maafkan saya”. Sebaiknya kata ini hanya dipakai untuk meminta maaf kepada teman dekat dan keluarga
Contoh: Kamu punya janji dengan teman dekat tetapi terlambat 5 menit, katakanlah: ごめん

5. ごめんなさい Gomenasai
Konteks: Hanya dipakai dengan orang yang hubungannya akrab denganmu. Hindari memakai ごめんなさい kepada atasanmu. Kamu bisa memakai kata ini saat pacarmu marah kepadamu.

6. すみませんでしたSumimasen deshita
Ini bentuk lampau dari すみません. Kamu memakai kata ini untuk meminta maaf kepada atasan saat kamu ketahuan tidur atau mengerjakan urusan pribadi pada jam kerja

7. 申し訳ございませんでした Moushiwake gozaimasen deshita
Konteks: Ini permintaan maaf yang resmi dan sopan. Kamu memakai kata ini kalau kamu sudah melakukan sesuatu yang sangat buruk. Kata ini bisa dipakai ketika presiden sebuah perusahaan mengeluarkan produk cacat.

Baca juga:
Percakapan Bahasa Jepang di Minimarket
Pengalaman Hidup dan Bekerja di Jepang

Artikel terkait