Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 49
Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.
Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 49
Mari kita belajar tata bahasa Jepang tingkat N4, pelajaran tata bahasa mengikuti buku ajar Minna no Nihongo.
Pada Tata Bahasa Minna no Nihongo pelajaran 49 akan dipelajari terutama tentang ragam hormat dalam bahasa Jepang
Ragam hormat bahasa Jepang adalah 尊敬語(そんけいご)
Ragam hormat dipakai ketika bawahan berbicara kepada atasan, misalnya karyawan berbicara kepada direktur, murid berbicara kepada guru,..
Ragam hormat tidak dipakai dalam percakapan di dalam keluarga
Cara membentuk kata ragam hormat
1) Memakai awalan 「お」 dan「ご」 (keduanya ditulis dengan huruf Kanji 御 (NGỰ)
Awalan 「お」 dan「ご」 sangat banyak dipakai dalam kalimat ragam hormat. Huruf 御 (NGỰ)) sebagai awalan ditambahkan di depan berbagai jenis kata (kata benda, kata sifat, kata keterangan ) dan punya 2 cara baca, kadang「お」 , kadang「ご」 bergantung pada apakah kata yang digabungkan itu kata asli Jepang (Wago – 和語) atau kata serapan Tionghoa (Kango – 漢語).
Wago (disebut juga kata bentukan Jepang) adalah kata asli Jepang, kata yang sudah dimiliki bahasa Jepang sejak dahulu, sedangkan Kango adalah kata yang diturunkan dari Tiongkok. (Biasanya cara mengenalinya: Wago adalah kata dengan 1 huruf Kanji, Kango adalah kata yang terdiri atas 2 huruf Kanji)

Pada dasarnya, 「お」 dipakai dengan kata asli Jepang dan「ご」 digabungkan dengan kata serapan Tionghoa.
Namun dalam bahasa Jepang sehari-hari tetap ada kata serapan Tionghoa yang disertai awalan 「お」 .
Misalnya: お洗濯する、お掃除する、お邪魔する.
Contoh lain:
Kata benda: お宅、お国、お子さん、ご家族、ご質問、ご気分
Kata sifat: お忙しい、お元気、お上手
Kata keterangan: ごゆっくり、ごいっしょに、お大事に
2) Memakai bentuk pasif untuk membentuk kata ragam hormat
V(ら) れます.
◈ Makna: menunjukkan rasa hormat
◈ Cara pakai: Dari segi bentuk, kata kerja ragam hormat jenis ini cara mengubahnya persis sama dengan kata kerja bentuk pasif. Hampir semua kata kerja bisa dipakai kecuali kata kerja bentuk potensial (可能形) dan beberapa kata kerja seperti: できます、わかります、いります
Laki-laki maupun perempuan sama-sama bisa memakainya, tetapi kaum laki-laki biasanya lebih sering memakainya. Selain itu, bentuk ini juga sering dipakai dalam bahasa tulis.
◈ Contoh :
社長は さっき 出おかけられました。 Bapak direktur tadi sudah keluar.
お酒をやめられたんですか。 Anda sudah berhenti minum sake?
いつ ベトナムに来られましたか。 Kapan Anda datang ke Vietnam?
会長は 今アメリカへ 出 張されています。 Ketua sedang pergi dinas ke Amerika
* Perhatikan: Ragam hormat tidak dipakai saat membicarakan tindakan pembicara sendiri, sehingga untuk pertanyaan yang memakai ragam hormat, saat menjawab kita tidak memakai ragam hormat untuk tindakan kita sendiri.
3) Mengubah kata kerja bentuk -MASU menjadi ragam hormat
おVます になります
◈ Makna: menunjukkan rasa hormat dan penghormatan (tingkat paling tinggi)
◈ Cara pakai: – Ini ungkapan yang sangat luwes, tingkat hormatnya lebih tinggi daripada pemakaian kata kerja bentuk pasif. Laki-laki maupun perempuan sama-sama bisa memakainya, tetapi kaum perempuan biasanya lebih sering memakainya.
– Tidak dipakai untuk kata kerja golongan 3 dan kata kerja bersuku satu seperti: 見ます、 寝ます、います…
社長は お帰りに なりました。 Bapak direktur sudah pulang.
新聞を お読みに なりますか。 Apakah Anda membaca koran?
部長は 加藤さんを お呼びに なりました。 Kepala bagian memanggil Kato
* Perhatikan: Ragam hormat tidak dipakai saat membicarakan tindakan pembicara sendiri, sehingga untuk pertanyaan yang memakai ragam hormat, saat menjawab kita tidak memakai ragam hormat untuk tindakan kita sendiri.
A: 今晩何時に 山本さんに お会いに なりますか。 Malam ini pukul berapa Anda akan menemui Yamamoto?
B: 6時15分過ぎに 会います。 Saya akan menemuinya pukul 6 lewat 15
( 6時15分過ぎに お会いになります。(×) )
4) Kata ragam hormat yang tidak mengikuti kaidah di atas
perlu menghafalkan hal-hal khusus ini

5) Ragam hormat untuk kata benda
Pada satuan kata benda, selain ragam hormat khusus yang sudah didaftar di atas, bisa dipakai awalan「お」 dan「ご」 untuk membentuk ragam hormat. Namun, ada juga kata benda yang tidak bisa digabungkan dengan 「お」 atau「ご」 .Contoh: ×お会社

Penjelasan:
1. Beberapa kata benda penunjuk jabatan seperti 部長、先生、社長…sudah mengandung makna hormat pada dirinya sehingga tidak perlu ditambahi「さん」 ×先生さん
2. Untuk kata benda yang belum mengandung makna hormat, bisa ditambahkan 「さん(さま)」 untuk menambah kesopanan
客→お客さん(さま) 二人→お二人さん(さま)
医者→お医者さん(さま) 花屋→(お)花屋さん
3. Hal yang perlu diperhatikan khusus adalah saat berbicara tentang orang yang lebih tinggi dari kelompok dalam kepada orang dari kelompok luar.
Kalau hanya mempertimbangkan hubungan atas-bawah maka relatif mudah karena tinggal memakai kata ragam hormat untuk orang yang lebih tinggi, tetapi bila di dalamnya dipertimbangkan pula hubungan dalam/luar maka akan lebih sulit.
Contoh untuk keadaan ketika orang A berbicara dengan orang B tentang orang C yang merupakan orang lebih tinggi dari kelompok dalam A adalah sebagai berikut:
(1) Bila B (Direktur) adalah orang luar:
○ A:(わたしの)父は 明日 大阪へ 行きます/参ります(50課)
× A:(わたしの)お父さんは 明日 大阪へ いらっしゃいます。
(2) Bila B (kakak laki-laki A) adalah orang dalam:
○ A:お父さんは 明日 大阪へ いらっしゃる/行く。(行きます。)
× A:父は 明日 大阪へ 行きます/参ります。 (50課)
6) Ragam hormat untuk kata sifat
Sama seperti Kata benda, bisa ditambahkan awalan 「お」 dan「ご」 untuk membentuk ragam hormat. Namun,
ada juga hal yang tidak bisa dipakai. Misalnya: ×おいい ×おおいしい
