Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 48
Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.
Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 48
Mari kita belajar tata bahasa Jepang tingkat N4, pelajaran tata bahasa mengikuti buku ajar Minna no Nihongo.
I. Cara mengubah kata kerja ke bentuk kausatif (diubah dari kata kerja bentuk kamus):
Golongan I: ubah akhiran 「u」menjadi a +せる
| Bentuk kamus | Bentuk kausatif |
| 書く(かく) | 書かせる |
| 急ぐ(いそぐ) | 急がせる |
| 飲む(のむ) | 飲ませる |
| 呼ぶ(よぶ) | 呼ばせる |
| 作る(つくる) | 作らせる |
| 手伝う(てつだう) | 手伝わせる |
| 持つ(もつ) | 持たせる |
| 直す(なおす) | 直させる |
Golongan II: buang る lalu tambahkan させる
| Bentuk kamus | Bentuk kausatif |
| 食べる(たべる) | 食べさせる |
| 調べる(しらべる) | 調べさせる |
| 覚える(おぼえる) | おぼえさせる |
Golongan III
| Bentuk kamus | Bentuk kausatif |
| する | させる |
| 来る(くる) | 来させる(こさせる) |
II. Cara memakainya dan pola kalimatnya:
1. Kata kerja bentuk kausatif menyatakan izin (membiarkan melakukan sesuatu) atau perintah, permintaan, dan paksaan (menyuruh melakukan sesuatu…). Karena ini pola yang menyatakan suruhan dan perintah yang sangat kuat dari atasan kepada bawahan untuk melakukan sesuatu dan bawahan harus menurutinya, maka pola ini tidak dipakai untuk hubungan yang setara atau kepada orang yang lebih tinggi; sebagai gantinya dipakai pola yang sudah dipelajari tentang hubungan memberi-menerima seperti: 「Vていただく(pelajaran 41)」、「Vてもらう(pelajaran 24)」(namun kata kerja yang menyatakan keadaan batin dan perasaan seperti 「しんぱいする、びっくりする、困る」tetap bisa dipakai kepada orang yang lebih tinggi dengan makna: membuat khawatir, membuat terkejut, membuat kesulitan…)
2. Pola kalimat:
2.1. Hal #1: untuk “kata kerja intransitif”(自動詞)
Struktur : ~を V(さ)せる
Makna: Membiarkan (seseorang) melakukan ~; menyuruh (seseorang) melakukan ~
Cara pakai: Mengubah kata kerja intransitif ke bentuk 「使役(しえき)」 untuk membentuk kata kerja baru yang bermakna menyuruh, memerintah, dan meminta seseorang melakukan sesuatu. Dalam cakupan pelajaran ini terutama dipakai kata kerja intransitif berikut: 行く、来る、帰る、通う、 出 張する、 出席する、遊ぶ. Dalam kalimat jenis ini, pelaku tindakan ditandai partikel 「を」。
– Kalimat jenis ini disebut juga kalimat 「を-使役文」(kalimat kausatif dengan partikel を)
Contoh:
(1)部長は 加藤さんを 大阪へ 出 張させます。
Kepala bagian menyuruh Kato pergi dinas ke Osaka.
(Kepala bagian adalah subjek kalimat tetapi yang melakukan tindakan pergi dinas ke Osaka adalah Kato)
(2) 私は 娘を 自由に 遊ばせました。
Saya membiarkan anak perempuan saya bermain bebas.
(Saya adalah subjek kalimat tetapi yang melakukan tindakan bermain adalah anak perempuan saya)
2.2. Hal #2: untuk “kata kerja transitif” (他動詞)
Struktur: ~に ~を V(さ)せる
Makna: membiarkan (seseorang) melakukan ~; menyuruh (seseorang) melakukan ~
Cara pakai: mengubah kata kerja transitif ke bentuk 「使役(しえき)」 untuk membentuk kata kerja baru yang bermakna menyuruh, memerintah, dan meminta seseorang melakukan sesuatu. Dalam kalimat jenis ini, pelaku tindakan ditandai partikel 「に」, sedangkan objek (sasaran tindakan kata kerja) tetap ditandai partikel 「を」.
– Kalimat jenis ini disebut juga kalimat 「に-使役文」(kalimat kausatif dengan partikel に)
Contoh:
(5)先生は 生徒に まどを 開けさせました。
Guru menyuruh siswa membuka jendela.
(6) 朝は 忙しいですから、 娘に 朝ごはんの 準備を 手伝
Karena paginya sibuk, saya menyuruh anak perempuan saya ikut membantu menyiapkan sarapan.
Rujukan – Perluasan:
1) Hal pelaku tindakan kata kerja transitif + 「を」
Beberapa hal khusus yang dipakai dengan「を」dan「に」
Kata kerja seperti 「待つ、勉強する」adalah kata kerja transitif tetapi kadang juga disertai partikel 「を」
わたしは 弟を 駅で 待たせた。
わたしは 弟に 父の帰りを 待たせた。
わたしは 娘を アメリカで 勉強させた。
わたしは 娘に ピアノを 勉強させた。
2) Hal pelaku tindakan kata kerja intransitif + 「に」
a. Hal 1:
Kata kerja seperti「行く、来る、帰る、歩く」 adalah kata kerja intransitif tetapi kadang juga disertai partikel
「に」 untuk menghindari pengulangan partikel 「を」
先生は 学生を 歩かせた。
先生は 学生に 山道を 歩かせた。
b. Hal 2:
Kata kerja seperti「答える、しゃべる、言う、質問する、反対する、発言する」 adalah kata kerja intransitif yang tindakannya diarahkan kepada suatu sasaran, tetapi sering kali dipakai partikel 「に」 menggantikan partikel「を」
・彼に 答えさせた。
・山田くんに 言わせよう。
C . Pola kalimat させていただけませんか (Cara meminta izin melakukan sesuatu secara sopan)
Makna: izinkan saya (melakukan sesuatu), bolehkah saya (melakukan sesuatu)?
Cara pakai : Dipakai untuk meminta izin, meminta tolong, dan meminta lawan bicara memastikan serta mengizinkan kita melakukan suatu tindakan
Contoh:
すみませんが、 早く 帰らせて いただけませんか。
Maaf, bolehkah saya pulang lebih awal?
コピー機を 使わせて いただけませんか。
Bolehkah saya memakai mesin fotokopi?
すみませんが、 写真を 撮わせて いただけませんか。
Maaf, bolehkah saya memotret?
Perluasan:
・Selain ungkapan di atas, bisa juga dipakai ungkapan-ungkapan di bawah ini untuk meminta izin melakukan sesuatu
「V(さ)せて ください」
「V(さ)せて くださいませんか」
・Membedakan pelaku tindakan pada 2 pola kalimat permintaan dan permohonan:
