Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 33
Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.
Belajar Tata Bahasa Minna no Nihongo – Pelajaran 33
Mari kita belajar tata bahasa Jepang tingkat N4, pelajaran tata bahasa mengikuti buku ajar Minna no Nihongo.
Bentuk perintah dalam bahasa Jepang adalah
命令形 (めいれいけい)
Bentuk larangan dalam bahasa Jepang adalah
禁止形 (きんしけい)
1. Cara mengubah kata kerja ke bentuk perintah. (命令形)
Golongan 1: ubah akhiran 「u」 menjadi e
(untuk kata kerja bentuk –masu, buang -masu lalu ubah akhiran –i menjadi –e)
| Bentuk kamus | Bentuk perintah |
| 急ぐ(いそぐ) | 急げ(いそげ) |
| 飲む(のむ) | 飲め(のめ) |
| 行く(いく) | 行け(いけ) |
| 切る(きる) | 切れ(きれ) |
| 歌う(うたう) | 歌え(うたえ) |
| 持つ(もつ) | 持て(もて) |
| 直す(なおす) | 直せ(なおせ) |
Golongan 2: buang る lalu tambahkan ろ
(untuk kata kerja bentuk –masu, buang -masu lalu tambahkan –ro)
| Bentuk kamus | Bentuk perintah |
| 食べる(たべる) | 食べろ(たべろ) |
| 起きる(おきる) | 起きろ(おきろ) |
| 見る(みる) | 見ろ(みろ) |
Golongan 3
| Bentuk kamus | Bentuk perintah |
| する | しろ |
| 来る(くる) | 来い(こい) |
2. Cara mengubah kata kerja ke bentuk larangan (禁止形)
Kata kerja bentuk kamus + な (kata kerja bentuk – masu harus dikembalikan ke bentuk kamus lalu ditambah –na)
Contoh:
Contoh:
行きます → 行く な
つくります → つくる な
のみます → のむ な
まちます → まつ な
借ります → 借りる な
ねます → ねる な
します → する な
きます →くる な
けっこんします → けっこんする な
3. Cara memakai bentuk perintah dan bentuk larangan:
1. Bentuk perintah dipakai untuk menyuruh, memaksa seseorang melakukan sesuatu, dan sebaliknya, bentuk larangan dipakai untuk melarang seseorang melakukan sesuatu. Kedua bentuk ini sama-sama bernada memaksa dan merupakan kalimat perintah yang pendek, sehingga cakupan pemakaiannya cukup sempit; karena itu sebaiknya membatasi pemakaiannya sendirian di akhir kalimat. Umumnya kaum laki-laki lebih sering memakainya.
2. Bentuk perintah dan larangan dipakai sendirian atau dipakai di akhir kalimat dalam keadaan berikut:
a) Orang yang lebih tua berbicara kepada yang lebih muda, atau orang berkedudukan tinggi berbicara kepada yang kedudukannya lebih rendah; orang tua berbicara kepada anaknya…
Contoh:
① 早く寝ろ。 Tidurlah lebih awal.
② もっと勉 強しろ。 Harus lebih banyak belajar.
③ 遅れるな。 Jangan terlambat.
b) Di antara teman akrab. Dalam hal ini, よ ditambahkan di akhir kalimat untuk melembutkan nadanya.
Contoh:
① 明日うちへ来い[よ]。 Besok datanglah ke rumah saya ya.
② あまり飲むな[よ]。 Jangan minum banyak-banyak ya.
c) Dalam keadaan darurat, ketika tidak ada cukup waktu untuk berkata sopan… Dalam hal ini pembicara juga orang yang kedudukan dan usianya lebih tinggi.
Contoh:
① 逃げろ。 Larilah.
② スイッチをきれ。 Matikan sakelarnya.
③ エレベーターを使うな。 Dilarang memakai lift.
d) Saat menyoraki dalam acara olahraga. ( dalam hal ini kaum perempuan juga bisa memakainya).
Contoh:
① 頑張
が ん ば
れ。 Semangat.
② 走れ。 Larilah.
③ 負けるな。 Jangan kalah.
e) Dalam slogan dan rambu yang ringkas serta bersifat mengimbau.
Contoh:
① 止まれ。 Berhenti.
② はいるな。 Dilarang masuk.
3. Dalam ragam kalimat perintah, selain memakai bentuk perintah, dipakai juga “ V ます+なさい”. Pola ini dipakai ketika orang tua berbicara kepada anaknya atau guru kepada muridnya. Namun nuansanya lebih halus daripada bentuk perintah.
Karena itu, kaum perempuan biasanya memakai pola ini sebagai pengganti bentuk perintah….Namun, kita tidak memakai pola ini kepada orang yang lebih tinggi kedudukannya.
Contoh:
① 勉 強しなさい。 Belajarlah.
② 早く寝なさい。 Tidurlah lebih awal.
4. Pola tata bahasa Vて+くれ
Makna: tolong / silakan (lakukan sesuatu / jangan lakukan sesuatu)
Cara pakai: ~てくれ adalah ragam biasa dari ~てください, pola yang menyatakan permintaan tolong secara sopan. Pola ini mengandung makna perintah dan larangan, tetapi jauh lebih halus dan tidak mengandung nada memaksa.
Perhatikan: hanya kaum laki-laki yang memakainya (kaum perempuan sama sekali tidak memakainya) dan tidak dipakai kepada orang yang lebih tua atau atasan
Contoh:
① ちょっと て つ だってくれ。 Tolong bantu saya sedikit.
② ちょっと はさみを かして。 Pinjami saya gunting sebentar.
5. Pola tata bahasa
~と読みます => Dibaca…
~と書いてあります => Tertulis…
Contoh:
① あの漢字は 何と 読むんですか。
Huruf Kanji itu dibaca apa?
② あそこに「止まれ」と 書いてあります。
Di sebelah sana tertulis “berhenti”.
(~と pada 2 contoh di atas maknanya sama dengan ~と pada pola ~といいます di pelajaran 21)
6. Tata bahasa という
X は Yと いう 意味です。Cara menjelaskan makna sebuah kata, frasa, rambu…
Makna: X berarti Y
Cara pakai: Pola ini dipakai untuk mendefinisikan kata yang diwakili oleh “X” (という berasal dari といいます)
1) “ありがとう” は “Terima kasih” という 意味です。
“Arigatou” berarti “Terima kasih”.
2) A:あの漢字は どいう 意味ですか。(Huruf Kanji itu artinya apa?)
B:使うな という 意味です。 (Artinya “dilarang dipakai”.)
7. Tata bahasa と言いました
“Kalimat” (Ragam biasa) と 言っていました
Makna: (seseorang) berkata bahwa …
Cara pakai: dipakai untuk menyampaikan, memberitahukan, dan mengutip kembali sebuah ucapan atau pesan seseorang kepada orang ketiga.
(電話で) 田中さん:10時に 本社に 来てください。
☞ 田中さんは 10時に 本社に 来てくれ と 言っていました。
Tanaka berkata: datanglah ke kantor pusat perusahaan pukul 10
田中さん: 明日 休みます。
☞ 田中さんは 明日休むと 言っていました。
Tanaka berkata besok dia libur.
Membedakan: 「~と言いました」dan 「~と言っていました」
Sama: sama-sama dipakai untuk menyampaikan kembali ucapan atau pesan seseorang
Beda: 「~と言いました」menitikberatkan pada siapa yang berkata, pada pelaku ucapan itu. Sementara itu, 「~と言っていました」menitikberatkan pada penyampaian kembali isi ucapannya.