Kata Sapaan dan Kata Ganti Orang dalam Bahasa Jepang

03/03/2023Diperbarui 16/06/20237 menit baca

Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.

[KATA GANTI ORANG DALAM BAHASA JEPANG] Tulisan ini memperkenalkan kata ganti orang dalam bahasa Jepang dan cara memakainya. Kalian bisa melihat bahwa berbeda dengan bahasa Inggris, bahasa Jepang juga memakai kata ganti orang yang berbeda tergantung situasi pembicaraan, cara pembicara memandang dirinya, serta hubungan antara pembicara dan pendengar, seperti dalam bahasa Vietnam.

[Kata ganti orang pertama dan kedua dalam bahasa Jepang]
私 [わたし]<watashi> “Saya”: Dipakai dalam situasi biasa, sopan, dan resmi. Misalnya ketika kamu bertemu orang asing, atau dengan orang yang lebih tua.
Bentuk jamaknya: 私たち [わたしたち]<watashi-tachi>”kami, kita.”

あなた <anata> “Anda, kamu, Tuan, Nyonya.”
“Anata” adalah sapaan sopan untuk orang yang tidak terlalu akrab denganmu, atau sapaan akrab dari istri kepada suami.
Ini sapaan sopan untuk orang yang baru dikenal; dalam bahasa tulis dipakai huruf kanji 貴方 (anata) untuk pria dan 貴女 (anata) untuk perempuan. Perhatikan bahwa dalam bahasa tulis sebaiknya kamu tidak memakai huruf hiragana あなた kecuali ingin menyapa dengan akrab.

Bentuk jamak sopan: 貴方がた [あなたがた]<anatagata>”Hadirin, Bapak/Ibu sekalian”.
Bentuk jamak akrab atau kasar: あなたたち <anatatachi> Kalian, kalian semua.
Kalian perlu memperhatikan bahwa anata adalah bentuk yang sangat sopan, terutama bentuk jamak “anatagata” (Bapak, Ibu, Tuan sekalian).

君 [きみ]<kimi> “Kamu (yang lebih muda)”: Sapaan penuh kasih kepada pendengar yang lebih muda.
Pacar laki-laki memanggil pacar perempuan, guru memanggil murid, orang yang lebih tua memanggil yang lebih muda.

君が そばに いなくて 僕 は さびしい。
<Kimi ga soba ni inakute boku wa sabishī>
Tanpa kamu di sisiku aku sangat kesepian.

私 [わたくし]<watakushi> “Saya” dalam bentuk yang lebih sopan daripada “watashi”, dipakai dalam upacara atau suasana resmi.
Bentuk jamak: 私ども <watakushi domo>
Inilah cara menyebut diri yang paling merendah untuk kata ganti orang pertama.

僕=ぼく<boku>“Saya”: Dipakai kaum pria dalam situasi akrab, misalnya dalam keluarga, dengan guru, dengan teman, dengan pacar. Perhatikan bahwa ini bentuk akrab tetapi sama sekali tidak kasar. Hindari memakainya dalam situasi resmi atau upacara.

あたし<atashi>Cara menyebut “saya” yang biasa dipakai perempuan. Mirip “watashi” tetapi lebih manja.

俺 [おれ] <ore> “Saya, aku, gue”: Dipakai dalam situasi akrab antarteman, dengan orang dekat yang lebih muda, atau dipakai seperti “gue” sebagai sapaan jalanan.
Inilah cara yang sering dipakai para preman jalanan atau anggota geng, dan dianggap cara bicara yang tidak sopan.
Namun dalam bahasa Jepang, pacar laki-laki bisa memakai “ore” dengan pacarnya dan memanggil pacarnya “omae” (“kamu”).

お前 [おまえ] <omae> “Kamu”, “kau” (antarteman): Dipakai di jalanan. “Mae” berarti di depan; omae membentuk kata benda yang menunjuk orang yang berdiri di depan. Juga diucapkan おめえ (omee).
Pacar laki-laki bisa memanggil pacarnya secara tidak sopan dengan “omae”.

手前 [てまえ] hay [てめえ] <temae, temee> “Kau” dalam bentuk yang lebih kasar daripada “omae”. Sebaiknya jangan memakai kata ini kecuali dalam situasi memaki.
Inilah cara menyebut kata ganti orang kedua yang paling tidak sopan.

わし[washi] “Kakek ini”: Cara orang tua menyebut “saya”; kalian yang membaca manga pasti sering melihatnya.

我々 [われわれ]<wareware>“Kita”: Termasuk pendengar. “Watashi tachi” adalah “kami”, tidak termasuk pendengar.
Contoh:
我々サイゴン人は繊細な心を持っている人間です。
<Wareware Saigon hito wa sensaina kokoro o motte iru ningendesu.>
Kita, orang-orang Saigon, adalah orang-orang yang berjiwa peka.

諸君 [しょくん] shokun (kanji: “shokun”) “Kalian”: Sapaan sopan kepada sekumpulan orang yang lebih muda, seperti raja berbicara kepada prajurit, guru berbicara kepada murid, dsb…
Ini cara bicara yang cukup sastrawi dan bergaya. Bentuk yang lebih sopan adalah “anata gata”.
[Kata ganti orang ketiga dan cara menyapa orang kedua dalam bahasa Jepang]

彼 [かれ] <kare>“Dia” Dipakai untuk menyebut pria sebagai orang ketiga. “~san” adalah bentuk yang lebih sopan. “Kare” adalah sebutan netral.
Bentuk jamak: 彼ら=かれら=karera
Perhatikan bahwa “kare” juga dipakai untuk menyebut “pacar laki-laki”; cara yang lebih mesra adalah “kareshi” (彼氏). Contoh: 私の彼 <Watashi no kare>Pacar saya.

彼女 [かのじょ] <kanojo>“Dia (perempuan)” Sama seperti “kare” tetapi untuk perempuan. Contoh: ぼくの彼女:Pacar perempuan saya.

~さん<~san>
Sapaan biasa untuk seseorang “Bapak”, “Ibu”, “Tuan”, “Nyonya”.
鈴木さん:Ibu Suzuki
佐藤さん:Anh Satoh
高原さん:Bapak Takahara
Inilah cara biasa untuk orang yang lebih tua, atau orang yang tidak terlalu akrab denganmu. Kalian bisa memakai cara ini untuk memanggil pendengar atau menyebut seseorang kepada pendengar.

~氏 <~shi>
Ini bentuk yang lebih kaku (lebih sopan dan resmi) dari “~san”, biasanya dipakai dalam tulisan (cara bicara kaku dan baku).
Contoh: 鈴木氏 Suzuki-shi: Bapak/Ibu Suzuki
Ini cara bicara NETRAL (objektif, tanpa mengandung emosi) tentang orang ketiga; jangan memanggil lawan bicara dengan “~shi” ya.

~君 [~くん] <~kun>
“Kamu”, “adik” dipakai untuk memanggil teman atau laki-laki yang lebih muda darimu. Para perempuan bisa memanggil teman laki-laki sekelas atau sekelompok. Bisa dipakai untuk laki-laki yang lebih muda. Kalian bisa memakai cara ini untuk memanggil pendengar atau menyebut seseorang kepada pendengar. Contoh: 加藤君:Katoh.

~ちゃん <~chan>
Sama seperti “~kun” tetapi dipakai untuk perempuan. Bisa diterjemahkan sebagai “dik” atau “nak”.
マイちゃん:dik Mai.

~様 [~さま] <~sama>
Sapaan sopan “Tuan”, “Nyonya”, “Yang Mulia”. Sapaan ini lebih sopan daripada “~san”.
Contoh: 高橋様 = Yang Terhormat Takahashi
Kalian bisa memakai cara ini dengan orang yang baru dikenal yang kalian hormati, atau dalam hubungan pekerjaan. Biasanya dipakai untuk memanggil langsung pendengar.

お客様 <okyaku sama> Pelanggan yang terhormat
~殿 [~どの] <~dono> (kanji: “dono”)
Sapaan paling sopan kepada pendengar, di atas “~sama”. Dipakai dalam situasi yang sangat resmi.

お宅 [おたく] <otaku>
“Otaku” pada dasarnya kata untuk menyebut rumah seseorang secara sopan (taku = rumah, kediaman); dalam sapaan ini merupakan cara bicara bergaya seperti “Tuan”. Cara ini sangat bergaya, biasanya dipakai dalam budaya “otaku”, yaitu budaya para penggemar manga Jepang (di dalamnya para tokoh saling menyapa dengan sangat bergaya.)
[Berbagai cara menyebut orang ketiga yang tidak hadir dalam bahasa Jepang]

人 [ひと] <hito>
Sebutan biasa, contoh: その人:Orang itu
安藤さんという人:Orang yang bernama Andoh

方 [かた] <kata>
Sebutan sopan. “Beliau”, “Ibu itu”, “Nyonya itu”.
その方:Nyonya itu
安藤さんとい方:Orang yang bernama Andoh
Sebaiknya kamu memakai cara ini untuk menyebut orang dari pihak lawan bicara.
Bentuk jamak: kata gata (gata dipakai untuk membentuk jamak bernada hormat)

もの[mono]
弊社の安西というものが対応いたします。
<Heisha no Anzai to iu mono ga taiō itashimasu.>
Anzai dari perusahaan kami yang akan menanganinya.

Nama + “to iu mono” adalah cara merendah untuk menyebut orang dari pihak pembicara; perhatikan bahwa dalam hal ini hanya dipakai nama saja tanpa bentuk “~san”.

あいつ <aitsu>“Orang itu”, “dia”: Menunjuk orang ketiga. Ini sebutan yang merendahkan.
Bentuk jamak: あいつら (aitsura) mereka

こいつ <koitsu>“Orang ini”: Memanggil pendengar dengan merendahkan

そいつ <soitsu> “Orang itu”: Menyebut secara merendahkan orang ketiga yang tidak hadir

この野郎 [このやろう] <kono yarou> “Dasar bajingan”: Sebutan untuk menghina lawan bicara
(Rujukan: ばか野郎=baka yarou = “dasar bodoh, dasar tolol” juga sebutan menghina)
“yarou” adalah sebutan merendahkan, misalnya “sono yarou”,…

[Pembentukan jamak kata ganti orang dan sapaan dalam bahasa Jepang]
Bentuk sopan: Tambahkan “gata”
貴方がた: Hadirin, kalian
方々(かたがた): Orang-orang (bentuk yang lebih sopan daripada 人々 hitobito)

Bentuk biasa: Tambahkan “tachi”
あなたたち:Kalian, kalian semua
安西さんたち:Kelompok Ibu Anzai
子供たち:Anak-anak
友達(ともだち):Teman-teman
兵士たち:Para prajurit
その人たち:Orang-orang itu

Bentuk kasar: Tambahkan “ra”
彼ら:Mereka (laki-laki)
彼女ら:Mereka (perempuan)
放浪者ら:Para gelandangan
お前ら:Kalian
あいつら:Mereka

Cara sapaan lain dalam bahasa Jepang
王様:ousama, vua
陛下様:Baginda
閣下:kakka = Yang Mulia (menyebut lawan bicara sebagai orang mulia secara hormat)
小生:shousei = hamba (menyebut diri sendiri secara merendah)

Selain itu bisa memakai kata benda umum untuk menyebut seperti:
青年=せいねん=Pemuda
若者=わかもの=Orang muda

Baca juga:
Bahasa Hormat dalam Bahasa Jepang – Cara Memakai Keigo
20 Kesalahan dalam Memakai Bahasa Hormat Jepang

Artikel terkait