Cara Mengatakan Tidak dalam Percakapan Bahasa Jepang

10/05/20257 menit baca

Terjemahan otomatis dari bahasa Vietnam. Lihat versi asli.

Cara Mengatakan Tidak dalam Percakapan Bahasa Jepang

1. いいえ – iie

Cara mengatakan tidak dalam bahasa Jepang: iie
“いいえ” adalah kata untuk menyatakan pendapat yang menyangkal dalam bahasa Jepang. Kata ini biasanya dipakai saat menjawab pertanyaan yang jawabannya “ya” atau “tidak”.

Contoh:
A: あなたは今日忙しいですか?
(Anata wa kyou isogashii desu ka?)
(Apakah Anda sibuk hari ini?)

B: いいえ、私は今日は暇です。
(Iie, watashi wa kyou wa hima desu.)
(Tidak, hari ini saya senggang.)

Dalam contoh ini, pertanyaannya adalah “apakah sibuk” dan B menjawab dengan kata “いいえ” untuk menyatakan bahwa dia tidak sibuk hari ini.

Namun, saat memakai bahasa Jepang untuk menjawab pertanyaan dalam situasi percakapan sehari-hari, kamu tidak cukup hanya tahu kata “いいえ”, tetapi juga perlu tahu pola kalimat dan kosakata yang sesuai agar bisa menjawab dengan alami dan lancar.

2. ううん

“ううん” (uun) adalah kata untuk menyatakan penyangkalan dalam bahasa Jepang, mirip dengan “いいえ” (iie) atau “いや” (iya).
Namun, “ううん” biasanya dipakai dalam situasi percakapan sehari-hari, dalam obrolan dengan teman, rekan kerja, atau di dalam keluarga.

Contoh:
A: このレストランはおいしいですか?
(Kono resutoran wa oishii desu ka?)
(Apakah restoran ini enak?)

B: ううん、あまりおいしくないです。
(Uun, amari oishikunai desu.)
(Tidak, tidak begitu enak.)

Dalam contoh ini, A bertanya kepada B tentang enak tidaknya restoran itu dan B menjawab dengan kata “ううん” untuk menyatakan penyangkalan.

Namun, “ううん” bisa mengandung berbagai makna lain, misalnya menyatakan penolakan, ketidaksetujuan, atau menyatakan rasa terkejut.

Contoh:
A: 今日は雨が降っていますね。
(Kyou wa ame ga futteimasu ne.)
(Hari ini hujan ya.)

B: ううん、そうじゃないよ。
(Uun, sou janai yo.)
(Tidak begitu kok.)

Dalam contoh ini, B memakai kata “ううん” untuk menyatakan penolakan, menganggap apa yang dikatakan A tidak benar.

Karena itu, untuk memakai kata “ううん” dengan tepat, kamu perlu memahami konteks dan hubungan komunikasi dalam situasi tertentu.

3. 違う

“違う” (chigau) adalah kata untuk menyatakan penolakan, ketidaksetujuan, atau menyatakan perbedaan dalam bahasa Jepang. Kata ini biasanya dipakai dalam percakapan sehari-hari, di dalam keluarga, dengan teman, atau rekan kerja.

Contoh:
A: これは私の財布です。
(Kore wa watashi no saifu desu.)
(Ini dompet saya.)

B: 違うよ、あれは私の財布だよ。
(Chigau yo, are wa watashi no saifu da yo.)
(Bukan, itu dompet saya.)

Dalam contoh ini, A dan B berdebat tentang milik siapa barang itu. B memakai kata “違う” untuk menyatakan perbedaan, menganggap barang itu bukan milik A melainkan miliknya.

Namun, “違う” juga bisa dipakai untuk menyatakan penolakan, ketidaksetujuan, atau menyatakan celaan dan rasa merendahkan.

Contoh:
A: このアイスクリームは美味しいね。
(Kono aisukurimu wa oishii ne.)
(Es krim ini enak ya.)

B: 違うよ、まったく不味い。
(Chigau yo, mattaku mazui.)
(Bukan, sama sekali tidak enak.)

Dalam contoh ini, B memakai kata “違う” untuk menyatakan penolakan dan rasa merendahkan, menganggap es krimnya sama sekali tidak enak.

Karena itu, untuk memakai kata “違う” dengan tepat, kamu perlu memahami konteks dan hubungan komunikasi dalam situasi tertentu.

5. ちょっと

“ちょっと” (chotto) adalah kata bahasa Jepang yang biasanya dipakai untuk menyatakan penolakan secara halus atau ketidaksetujuan terhadap suatu ajakan. Kata ini biasanya dipakai dalam situasi percakapan sehari-hari, ketika ingin menolak ajakan atau tidak setuju dengan pendapat seseorang.

Contoh:
A: 明日一緒に映画を見に行こうよ。
(Ashita issho ni eiga wo mi ni ikou yo.)
(Besok kita nonton film bareng yuk.)

B: ちょっと、明日は用事があるから無理だな。
(Chotto, ashita wa youji ga aru kara muri da na.)
(Untuk sementara tidak bisa, besok saya sudah ada urusan.)

Dalam contoh ini, B memakai kata “ちょっと” untuk menolak ajakan A secara halus sekaligus menjelaskan alasan mengapa tidak bisa pergi menonton film.

Namun, “ちょっと” juga bisa dipakai untuk menyatakan penolakan atau ketidakpuasan terhadap suatu keadaan.

Contoh:
A: このデザインはどう?
(Kono dezain wa dou?)
(Bagaimana desain ini?)

B: ちょっと、これはちょっと古すぎるんじゃない?
(Chotto, kore wa chotto furusugirun janai?)
(Kurang cocok, yang ini agak terlalu kuno ya?)

Dalam contoh ini, B memakai kata “ちょっと” untuk menyatakan penolakan dan ketidakpuasan terhadap desain itu.
Karena itu, saat memakai kata “ちょっと”, kamu perlu memahami konteks dan situasi komunikasinya agar memakainya dengan tepat.

6. ダメ

“ダメ” (dame) adalah kata bahasa Jepang yang menyatakan larangan atau sesuatu yang tidak diperbolehkan. Kata ini biasanya dipakai untuk menolak suatu permintaan atau ajakan.

Contoh:
A: この仕事を手伝ってくれませんか。
(Kono shigoto wo tetsudatte kuremasen ka.)
(Bisakah kamu membantu saya dengan pekerjaan ini?)

B: ごめん、今忙しいからダメだわ。
(Gomen, ima isogashii kara dame da wa.)
(Maaf, saya sedang sibuk jadi tidak bisa membantu.)

Dalam contoh ini, B memakai kata “ダメ” untuk menolak permintaan A dan menjelaskan bahwa dia sedang sibuk.

Selain itu, “ダメ” juga dipakai untuk menyatakan ketidakmungkinan atau sesuatu yang tidak bisa dilakukan.

Contoh:
A: 今日は遅くまで仕事があるから、飲み会には行けない。
(Kyou wa osoku made shigoto ga aru kara, nomikai ni wa ikenai.)
(Saya harus kerja sampai malam jadi tidak bisa ikut pesta.)

B: そうか、ダメだね。
(Sou ka, dame da ne.)
(Oh begitu, berarti tidak jadi ya.)

Dalam contoh ini, B memakai kata “ダメ” untuk menyatakan bahwa yang diinginkan A tidak bisa terwujud.
Karena itu, saat memakai kata “ダメ”, kamu perlu memahami konteks dan situasi komunikasinya agar memakainya dengan tepat.

7. いや駄目です。

「いや駄目です」adalah cara berbicara yang cukup langsung dalam bahasa Jepang, biasanya dipakai untuk menolak suatu permintaan, ajakan, atau undangan. Frasa ini bisa diterjemahkan ke bahasa Inggris sebagai “No, it’s not possible” atau “Sorry, I can’t do that.”

Contoh:
A: 「今晩、一緒に食事に行かない?」
(Konban, issho ni shokuji ni ikanai?)
“Malam ini, mau makan bareng tidak?”

B: 「いや、駄目です。今夜は別の予定があります。」
(Iya, dame desu. Konya wa betsu no yotei ga arimasu.)
“Tidak bisa, malam ini saya sudah ada rencana lain.”

Dalam contoh ini, orang B memakai frasa 「いや、駄目です」 untuk menolak ajakan makan malam dari orang A. Dia menjelaskan bahwa sudah ada rencana lain sehingga tidak bisa ikut.

Perlu dicatat bahwa “いや駄目です” bisa terdengar cukup keras, jadi kalau ingin terdengar lebih sopan dan santun, kamu bisa memakai ungkapan lain seperti 「すみません、今日は予定があります。」(Sumimasen, kyou wa yotei ga arimasu) – “Maaf, hari ini saya sudah ada rencana.” atau 「今度は他の機会にしましょう。」(Kondo wa hoka no kikai ni shimashou) – “Lain kali kita lakukan di kesempatan lain saja.”

8. そんなことない

「そんなことない」 adalah ungkapan yang umum dalam bahasa Jepang untuk menyangkal pandangan yang keliru atau penilaian negatif orang lain terhadap diri kita atau terhadap suatu hal. Frasa ini berarti “Tidak begitu kok” atau “Tidak benar seperti itu”.

Contoh:

A: 「私は料理が下手ですか?」
(Watashi wa ryōri ga heta desu ka?)
“Masakan saya tidak enak ya?”

B: 「そんなことないよ。あなたの作った料理はとてもおいしかったよ。」
(Sonna koto nai yo. Anata no tsukutta ryōri wa totemo oishikatta yo.)
“Tidak begitu kok. Masakan kamu enak sekali lho.”

Dalam contoh ini, orang A menyampaikan pandangan negatif tentang kemampuan memasaknya sendiri dan menanyakan pendapat orang B. Orang B memakai frasa 「そんなことない」 untuk menyangkal pandangan A dan meyakinkannya bahwa masakannya memang benar-benar enak.

Frasa ini juga bisa dipakai untuk menyangkal rumor atau informasi keliru tentang suatu hal, atau untuk menenangkan seseorang yang sedang mengkhawatirkan sesuatu.

9. 絶対反対

「絶対反対です」(zettai hantai desu) dalam bahasa Jepang berarti “Saya benar-benar menentang” atau “Saya sama sekali tidak setuju”.

Frasa ini biasanya dipakai untuk menyatakan penolakan yang kuat, yang tidak menyisakan ruang untuk diskusi atau bujukan. Frasa ini bisa dipakai dalam berbagai situasi, misalnya ketika seseorang mengusulkan sebuah pendapat atau rencana dan kamu ingin menyatakan ketidaksetujuan atau penolakanmu.

Contoh:
私は絶対反対です。これ以上は話し合う必要もありません。
(Watashi wa zettai hantai desu. Kore ijō wa hanashiau hitsuyō mo arimasen.)
“Saya benar-benar menentang. Tidak perlu dibicarakan lagi.”

彼女がその計画を提案してきたけど、私は絶対反対だと言いました。
(Kanojo ga sono keikaku o teian shite kita kedo, watashi wa zettai hantai da to iimashita.)
“Dia mengusulkan rencana itu tetapi saya sudah bilang bahwa saya sama sekali tidak setuju.”

Baca juga:
Cara Menolak dengan Halus dalam Bahasa Jepang
Kaiwa Praktis untuk Kehidupan Sehari-hari: Bagian 6

Artikel terkait